Undana Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Nagekeo

Dalam rangka melaksanakan kegiatan Tri Dharma, dan pengembangan kelembagaan, serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) , Universitas Nusa Cendana (Undana) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) masing-masing dilakukan oleh Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. SC dan Bupati Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosco Do, M. Kes, di Aula Kantor Bupati Nagekeo, Jumat (22/4/2022).

Hadir mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Ir. I Wayan Mudita, M. Sc., Ph. D, Direktur Program Pascasarjana (PPs), Prof. Drs. Tans Feliks, M.Ed., Ph.D, Kepala LP2M, Dr. Damianus Adar, M.Ec, Sekretaris LP3M, Christine Foenay, SE., M. Si, dan Koordinator Prodi Ilmu Lingkungan S-2, Prof. Dr. Philipi de Rozari, MT. Hadir pula, para Asisten Bupati Nagekeo, Staf Ahli Bupati serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Rektor Undana mengatakan, sangat ironis jika ditegah persoalan yang dihadapi masyarakat NTT, Undana tidak melakukan apa-apa. Karena itu, melalui MoU tersebut, Undana berkomitmen akan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagekeo. “Undana memiliki tanggung jawab moril untuk menghapus stigma negatif terhadap masyarakat NTT. Undana adalah NTT, dan NTT adalah Undana,” sebut Dr. Maxs.

Menurut Rektor, Undana, saat ini mengalami reformasi pembelajaran, sehingga dalam waktu dekat Undana berupaya mengubah kurikulum, dengan demikian mahasiswa tidak lagi melakukan magang dan PKL selama 2 (dua) bulan, tetapi berlangsung 6 (enam) bulan. Hal tersebut menurutnya, akan menjawab tujuan program MBKM, di mana program PKL dan magang mahasiswa akan diakui sebanyak 20 SKS oleh pihak kampus.

Selain itu, para dosen juga diharapkan bisa melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Nagekeo. Dengan begitu, tujuan kerja sama, menyejahterakan masyarakat dapat terwujud.

Sementar Bupati Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosco Do, M. Kes mengapresiasi kerja sama yang dilakukan ke dua belah pihak. Menurutnya, akan menjadi sebuah kegagalan besar, jika pemimpin daerah tidak melakukan kerja sama dengan dunia Perguruan Tinggi (PT) dalam hal ini Undana. Karena itu, pihaknya menyambut baik kehadiran Rektor Undana, beserta jajaran. Melalui kerja sama itu, pihaknya mendorong agar Undana dan Pemkab Nagekeo bisa berupaya mengembalikan proses produksi, baik pertanian, perikanan dan peternakan dari tangan kapitalis (pemilik modal) ke tangan masyarakat.

Ia berharap, melalui program MBKM, bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.  “Ada sejumlah persoalan, salah satunya adalah air pada lahan persawahan, bagaimana sisanya tidak dibuang ke laut, tetapi dikembalikan untuk keperluan ternak,” ujarnya. Bupati Nagekeo juga mengapresiasi perubahan mindset yang dilakukan oleh Rektor Undana, terhadap civitas akademika agar berdampak bagi banyak orang. (rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *