Lembaga Pengambangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Mengadakan Capacity Building Pelaksanaan SPMI

Rabu, 22/06/2022, Lembaga Pengambangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Mengadakan Capacity Building Pelaksanaan SPMI di adakan di gedung Theater lt. III Rektorat Universitas Nusa Cendana, Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Lembaga Pengambangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Bapak Dr. Jacob M, Ratu, M.Kes dalam pembukaan-nya di jelaskan bahwa

Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan. Penjaminan mutu pada pendidikan tinggi dilakukan melalui  penetapan, pelaksanaan,  evaluasi, pengendalian,  dan peningkatan Standar  Pendidikan Tinggi  (SPT).Beberapa  permasalahan  umum  yang  dihadapi  Pendidikan Tinggi di Indonesia adalah peran  Perguruan Tinggi  yang  belum  sepenuhnya  membentuk masyarakat berpengetahuan (knowledge-based society), mutu pendidikan rendah, dan   angka pengangguran lulusan PT yang  semakin  tinggi.  Menyadari  adanya  permasalahan   di  atas, pemerintah       pusa t   telah membuat beberapa regulasi diantaranya pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT). PP Nomor 32 Tahun 2013 tentang  Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa setiap satuan pendidikan wajib melakukan penjaminan mutu, bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. Selanjutnya dalam UU Nomor 12

Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi  yang dijelaskan melalui Permenristekdikti Nomor 62

Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi bahwa tujuan SPM-PT untuk mendapatkan Pendidikan bermutu. Penjaminan mutu dilakukan melalui Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) standar  dan PD Dikti SPMI oleh PT serta SPME melalui Akreditasi.  Menurut UU.Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 54, dan dijelaskan kembali pada SN Dikti, PERMENDIKBUD No 3 Tahun 2020, standar Nasional Pendidikan Tinggi meliputi satuan standar Nasional Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Berlandaskan pada regulasi tersebut maka pelaksanaan penjaminan mutu di Undana dimaksudkan untuk mendukung pencapaian visi, misi, dan tujuan Universitas Nusa Cendana serta memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal. Sistem Penjaminan Mutu Internal ( SPMI) harus berdasarkan karakteristik dan kekhasan Undana sendiri dan berlaku bagi segenap unsur yang terlibat dalam penyelengaraan PendidikaneUndana. SPMI Undana dilakukan dan didokumentasikan sesuai dengan pedoman Sistem Penjaminan mutu Perguruan Tinggi (SPM PT) Melalui pelaksanaan SPMI, Undana diharapkan mampu mencapai VIsi dan Misi yang telah ditetapkan pada Statuta serta pada Rencana Strategis Undana Tahun 2020-2024.

SPMI  merupakan  kegiatan  sistemik  penjaminan  mutu  pendidikan  tinggi  oleh setiap perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi  secara  berencana  dan berkelanjutan.  Oleh karena  itu,  penerapan  SPMI bersifat dinamis, perangkat-perangkat SPMI dapat berubah dengan adanya hasil evaluasi dan program peningkatan mutu. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang sistem penjaminan mutu internal secara terus-menerus kepada GPM dan GKM dalam sistem penjaminan mutu Undana




Foto  Bersama  Lp3M  Undana,  Narasumber UNY  dan  Ketua  GPM  serta  Ketua  GKM  di
Lingkungan Undana

Adapun narasumber kegiatan ini berasal dari Universitas Negeri Yogyakarta yaitu Prof.  Dr. Dra. Roswita Lumban  Tobing,  M.Hum, Dr. Drs. Dwiyanto  Djoko Pranawa, M.Pd, dan Dr. Drs.  Udik Budi Wibowo, M.PD) , Peserta kegiatan ini adalah ketua gkm dan gpm setiap prodi di lingkungan Universitas Nusa Cendana. dan materi kegiatan

  • Implementasi Penjaminan Mutu di tingkat fakultas dan prodi
  • Sistem Penjaminan Mutu Internal  :    Best practice   di UNY
  • Reorientasi dan Revitalisasi Peran GPM dalam SPMI
  • Review  Standar SPMI yang ditetapkan oleh Universitas Nusa Cendana
  • Tugas Mandiri

Simpulan

Revisi dokumen SPMI Undana terdiri atas kebijakan SPMI, Standar Undana, Manual SPMI dan Formulir SPMI. Terbentuknya organ SPMI yakni GPM dan GKM serta workshop penguatan (Capasity building) implementasi sistem penjaminan mutu internal bagi GPM dan GKM di lingkungan Undana.

Saran

Perlu segera dilakukan sosialisasi dokumen SPMI serta workshop Capasity building harus sering dilakukan unutk meningkatnya peran GPM dan GKM dalam penguatan implementasi SPMI di Undana, sehingga dapat mendukung proses akreditasi dan rekognisi baik dari Lembaga nasional maupun internasional.

Comments are closed.